Gubernur DKI Jakarta Menghadiri Tausiyah Kebangsaan Di Monas
Gubernur DKI Jakarta - Telah menghadiri tausiyah kebangsaan di lapangan Silang Monas. Pada hari minggu Malam Pada Tanggal (26/11). Dalam kesempatan tersebut Sandiaga menyampaikan pidatonya yang mengatakan pihaknya akan menjadikan lapangan silang. Monas sebagai lokasi acara keagamaan dan seni kebudayaan.
Pantauan di lokasi Anies Baswedan beserta rombongan tiba di Silang Monas Sekitar pukul 20.00. WIB mereka datang ke monas penumpang 3 unit. Bus Trans Jakarta dari Balai Kota DKI Jakarta.
Anies - Sandi terlihat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana ( Haji Lulung) dan M. Taufik serta Presiden PKS Shohibul Iman yang turut serta dalam rombongan.
Kemudian turut hadir pula Maulana AL-Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya atau akrab di sapa Habib Luthfi. Kedatangan mereka di sambut massa yang telah hadir sejak sore tadi.
Sebelum ke Monas Habib Lutgfi menghadiri jamuan makan malam bersama Anies Baswedan. Keduanya tampak duduk dalam satu meja.
Sebagai realisasinya Sandiaga mengatakan akan berkoordinasi dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Untuk mengatur jadwal setiap kegiatan di lapangan silang monas.
"Kita akan betuk tim penjadwalan di Monas yang melibatkan banyak. Bersama dengan SKPD - SKPD juga kita berkoordinasi." Ujar Sandiaga di hadapan ribuan jemaah di lapangan silang monas. Jakarta pada hari Minggi Tanggal (26/11).
Di jadikannya di lapangan silang monas sebagai wisata yang terbuka anda dengan pergun. Dengan nomor 160 Tahun 2017 menjadi. Pergub Nomor 186 Tahun 2017 yang memperolehkan Monas di gunakan lagi untuk kegiatan pendidikan sosial ke budayaan dan keagamaan.
Gubernur Anies - Sandi Monas terbuka untuk umum. Monas milik warga Jakarta sehingga kegitan yang di lakukan tidak harus di batasi. Walau begitu dia juga berharap warga tertib dan menjaga kebersihan Monas sebagai lambang Ibu Kota Jakarta.
Ini memiliki Masyarakat jadi kita perlu ruang terbuka dan Masyarakat hari ini kita gongnya untuk bahwa Monas ini adalah warga. Jakarta milik masyarakat Indonesia kata Sandi.

No comments:
Post a Comment