Jalan Strategis Provinsi Di Palang Kitangan Masih Sangat Memburuk
Jalan yang masih belum diaspal itu sepanjang 4 kilometer di dekat Jorong Puadata, Palangki Tangan, Nagari Kototinggi, Kecamatan Gunuangomeh, Limapuluh Kota. Sementara sekitar 3 kilometer di Pagadih, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, ucap Metrizal yang merupakan mantan Kepala Jorong (Dusun) di Palangkitangan, Minggu (14/1).
Tidak sedikit warga di kedua kabupaten yang memanfaatkan jalan yang berada tidak jauh dari Monumen Nasional (Monas) Belanegara, yang kini tengah dibangun di Kototinggi. Kondisi yang belum diaspal sepanjang hingga 7 kilometer tersebut, menjadi kendala bagi masyarakat untuk melewatinya, terutama saat diguyur hujan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada 2016 lalu sudah membangun jalan dengan lebar sekitar delapan meter di arah Kabupaten Agam. Namun, pembangunan jalan itu belum tuntas sebagai penghubung yang representatif. Sehingga warga sangat berharap pembangunan jalan segera dilanjutkan.
Mudah-mudahan dengan dibangunnya jalan hingga tuntas, daerah bersejarah sebagai salah satu basis Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) itu, juga ikut merasakan manfatnya. Selain itu, harapan kita tentunya agar kawasan Monas Bela Negara mudah diakses dari berbagai daerah.
Dua pekan lalu juga sempat terjadi longsor yang menimbun sebagian
badan jalan. Sehingga kian sulit dilewati, ditambah lagi becek akibat diguyur hujan. Kendaraan roda dua dan roda empat kesulitan menempuhnya.

No comments:
Post a Comment